Subhanallah!! 🙂
masih sangat jauh utk bisa seperti seperti beliau-beliau sbg seorang mujtahid,, apalagi bila menilik Rasul.. Ya Allah kasihi kami yg lemah ini!! amiin 🙂

mohamadishaq

Salah satu adab dalam keilmuan adalah mengetahui posisi kita berada dalam level mana. Para ulama membedakan tingkatan keilmuan menjadi muqallid (pengikut), mujtahid fatwa, mujtahid tarjih, mujtahid muqayyad, mujtahid ghayr muthlaq, dan mujtahid mutlhaq. Syaikh Muhammad Abu Zahrah membaginya dengan istilah lain: Mujahid Mustaqil, Mujahid Muntasib, Mujtahid Madzhab, Mujtahid Murajjih, Mujtahid Muwwazin. Kekacauan terjadi jika masing-masing tidak mengetahui tempatnya, seorang yang masih muqallid jika sudah taqlid dengan suatu fatwa janganlah merasa seperti seorang mujtahid dengan memfatwakan ini dan itu dan memaksakan pendapat pada yang masih muqallid lainnya, dan kemudian terlibat perdebatan yang menjurus pertengkaran, terlebih lagi jika ia seorang muqallid (yang taklid karena kekurangan ilmu). Bahkan muqallid pun terbagi tingkatannya ada yang muhaffidz dan muqallid, sebagian ulama lain membaginya menjadi muqallid muttabi’ dan muqallid ‘ammi.

Inilah adab dalam keilmuan yang diajarkan oleh tradisi keilmuan Islam. Bahkan saudaraku, para ulama saja masih mengakhiri dengan kata-kata penuh ketawadhuan: “Wallahu a’lam bishawab” dalam karya…

View original post 618 more words

Parenting Islami 🙂

Halaqoh Dakwah

“…fal yakun khairan au lisashmut”! (katakan yang baik-baik saja, atau kalau tidak lebih baik diam) – Rasulullah

Gordon Dryden & Dr. Jeannette Vos dalam bukunya The Learning Revolution, mengungkapkan fakta-fakta yang sangat mengejutkan.

Saat ini, katanya, berbagai metoda belajar tengah berkembang pesat di seluruh dunia, sehingga setiap anak akan mampu mempelajari apapun secara lebih cepat –sekitar 5 sampai 20 kali lebih cepat– bahkan 10 sampai 100 kali lebih efektif, pada usia berapapun. Metoda-metoda itu ternyata sederhana, mudah dipelajari, menyenangkan, logis – dan terbukti andal.

Inilah beberapa fakta itu. Di Christchurch, Selandia Baru, Michael Tan berhasil lulus ujian matematika tingkat smu pada usia 7 tahun. Dan Stephen Witte, 12 tahun lulus enam ujian beasiswa universitas dan berhasil meraih hadiah fisika dari SMU Papanui, tidak lama setelah diizinkan melompati empat kelas.

Di Alaska, para pelajar di SMU MT. Edgecumbe menjalankan empat perusahaan proyek percontohan. Salah satu proyeknya: ekspor salmon asap ke Jepang…

View original post 1,209 more words

Tips yg bgt Ok nih!! syukran. .:)

Refleksi Panggilan Jiwa

Memperoleh banyak nilai “A” tidak menjamin sukses dikemudian hari, tapi juga tidak ada ruginya untuk dicapai. IPK yang tinggi akan membuat anda memiliki kesempatan untuk menghasilkan lebih banyak uang, sekolah lebih lanjut, atau memperoleh pekerjaan tertentu dalam karir anda. Jika ada sudah menghabiskan jutaan rupiah untuk kuliah anda, sebaiknya anda memanfaatkannya sebaik mungkin bukan?

Kunci keberhasilan dalam akademi adalah disiplin dan efisien dalam kebiasaan belajar. 7 Strategi dibahwan ini akan membantu anda meningkatkan IPK anda sekaligus meminimalkan stres dan memaksimalkan waktu belajar anda.

# 1. Masuklah kedalam kelas – mungkin hal ini terdengar bodoh, tapi ini sangat penting. banyak dosen yang mengajar langsung lewat power point atau menggunakan hand out. Hal tersebut akan membuat anda sangat tergoda untuk meninggalkan kelas, anda akan terpancing untuk meng-kopi bahan yang akan diajarkan dan berusaha belajar sendiri. Walaupun anda memiliki pembelaan terhadap hal yang satu ini, suatu saat anda akan menghadapi masalah, yaitu: Penjelasan…

View original post 461 more words

Kepemimpinan #Seri 1

P E M U D A

Anda PEMUDA? ya saya juga PEMUDA..

Wahai PEMUDA,
mari sejenak mendengarkan sebuah kerisauan sahabat kita yang sama-sama PEMUDA!!!

Ini adalah tulisan sahabat saya, beliau menceritakan sepenggal kisahnnya sebagai wujud kepedulian seorang pemuda akan lingkungan sekitar,, ya Benar kita hidup di bumi ini bersosial bersama-sama masyarakat, namun kita sering menyepelekan hak-hak masyarakat yang ada pada diri kita, termasuk di dalamnya rasa empati dan kepedulian.

    “Penjual Cakue; antara Ketulusan dan kepekaan kita sebagai calon Pemimpin Bangsa”

Siang ini saya terkesan oleh bapak Penjual Cakue dan odading .

Begini ceritanya.

Siang yang terik. Rencananya dari asrama saya mau ke alfamart, mau beli minum dan sedikit snack. Akhirnya saya pinjam motor ke teman dan meluncur . Tiba-tiba di tengah jalan saya melihat ada seorang penjual Cakue sedang duduk dengan kotak berisi cakue di sampingnya. Usianya sekitar 50 tahun. Beliau sekilas saya perhatikan nampak lelah dan letih. Sementara dagangannya masih banyak. Melihat itu hati saya langsung tersentuh. Malu saya terhadap beliau. Saya bisa makan enak –meski dgn uang hasil usaha sendiri-. Malu sya kepada Allah, hidup enak sementara masih banyak orang-orang yang masih susah walau sekedar makan dan minum. Akhirnya saya putuskan untuk hanya membeli minuman di warung dekat asrama dan langsung menghampiri Bapak tsb.

“Pak, Cakue nya masih ada?” sengaja saya berbasa-basi, mencoba akrab dan mencairkan keletihan beliau. “Muhun, mangga” sopan sekali orang tua ini. Saya pun menanyakan harga nya, ternyata harga utk masing-masing adalah Rp 1000. Saya tidak memusingkan harga. “Saya beli 5ribu ya Pak.” Ucap saya.

“Mangga, apa aja A(Panggilan Lelaki muda di tatar Sunda)?”

“Cakue nya 3, terus odadin nya 2” jawab saya

“Mangga. Untuk cakue saos nya mau dipisah atau langsng aja?”

”langsung saja Pak,”

“Nuhun ya A”.

Selesai itu saya langsung pulang ke asrama. Setelah saya cek ternyata cakue nya enak juga hehe.

Kisah saya dan Penjual Cakue ini setidaknya memberikan beberapa hikmah, terutama bagi kalangan pemuda. Kita sma-sama tahu, pemuda adalah pilar stiap kemenangan. Pemuda adalah pembawa panji-panji peradaban. Di setiap zaman ada pemudanya. Sudah banyak pemuda yang menorehkan sejarah emas bagi dunia. Pemuda adalah pemimpin masa depan.

Menjadi pemimpin bukanlah hal yang mudah, apalagi sekedar main-main. Butuh idealisme dan komitmen dalam meraihnya. Pun, harus memiliki berbagai macam sikap yang bisa mendukungnya. Dua sikap yang merupakan hikmah dari kisah di atas adalah Ketulusan dan kepekaan. Dua sikap ini adalah salah satu sikap dasar yang harus dimiliki oleh setiap pemimpin atau calon pemimpin.

Ketulusan akan melahirkan kerja yang keras dan cerdas juga ikhlas. Kita bisa bayangkan sikap Penjual Cakue tadi. Bagaimana pun ia dalam kondisi letih dan lelah. Namun tatkala ada pembeli, ia sangat ramah. Seolah keletihan itu terbang ke langit. Pemimpin harus memiliki sikap ini. Mmengapa? Karena pemimpin adalah manusia, kadang bahagian, namun tak jarang juga bersedih. Tantangannya adalah pemimpin bukanlah manusia biasa. Ia harus mampu memberikan teladan semangat kepada bawahannya. Maka, sikap ketulusan seperti penjual Cakue tadi amat cocok bila coba kita praktikan dalam kehidupan kita.

Kepekaan dan kerisauan ialah sikap dasar dari seorang pemimpin. Ia merasa risau dengan keadaan lingkungannya, ia risau dengan segala permasalahan yang memebelenggu masayarakat. Bukan Risau biasa, tapi Risau memikirkan solusinya. Bila mencermati kisah di atas, kita menangkap disitu seorang mahasiswa, ketika melihat “fenomena” penjual Cakue yang lelah sementara dagangannya masih banyak,langsung ia risau. Saat itu ia segera refleksi diri dan mencari solusinya. Risau kemudian berpikir, maka akhirnya ia menemukan solusi minimal solusi cepat yaitu : membeli dagangan bapak tsb. Solusi kecil namun meolong dan sesuai. Jadi kalo coba kita alurkan, seperti ini kerangka berpikir pemimpin :

      MASALAH –> RISAU –> BERPIKIR –> SOLUSI

Alangkah indah dan Produktifnya bangsa ini tatkala para pemudanya mampu menjalankan alur berpikir seperti di atas. Minimal kita selalu Risau dan Berpikir tentang solusi bagi milyaran permsalahan bangsa dan dunia ini. Insya Allah bila sering Risau dan berpikir, menemukan Solusi-solusi cerdas adalah keniscayaan, Tinggal menunggu waktu.

    Selamat Menginspirasi!

Tulisan ini adalah kisah sahabat saya, Adam Habibie
Semoga Allah memberikan Rahmat dan Kekuatan bagi beliau!!

Jadi PEMUDA
SEMANGAT!!

BEASISWA BIDIK MISI ITB #Part 1

    Salaamun’alaikum. . 🙂

Kawan-kawan berikut ada informasi beasiswa Bidik Misi
untuk tahun ini, Insya Allah Bidik Misi masih akan meluncur kembali, tetapi untuk pelaksanaannya belum pasti.
untuk melihat kepastiannya teman-teman dapat update informasi di Website Resminya (www.bidikmisi.dikti.go.id)

nah permasalahan mengenai persyaratan, jalur masuk, dll
nanti awak jelasin di Part berikutnya. . ok?..

tapi untuk melihat gambaran awalnya teman-teman dapat melihat lampiran slide yang akan awak lampirkan berikut

KLIK DI SINI untuk mendownload

#Nah, kalau udah tau informasinya seperti itu, ayo transfer pengetahuannya kepada rekan-rekan yang lain
semakin banyak orang yang tahu berarti semakin nambah juga pahalanya,,hhe

  • Mari berbagi
    Walau sekedar Informasi kecil
  • **RESOLUSI POWER 2012**

    Bismillah

      Ketika melihat karya-karya senior saya untuk meninspirasi dunia lewat tulisan-tulisannya, saya semakin tergerak pula untuk membuat sebuah karya berbentuk tulisan. Tulisan merupakan buah dari pemikiran yang bergelimut di dalam pikiran. Dengannya saya dapat mengikat berbagai informasi dan pengetahuan untuk diserap lebih maksimal. Ketika belajar, mengikuti seminar, talk show atau temu tokoh semuanya tak kunjung langsung menempel di dalam ingatan, maka dengan menulis kita dapat mengikat Ilmu dan menyerapnya lebih optimal.

    Setuju sekali dengan pernyataan bahwa dengan karya kita akan lebih mampu menggerakkan statisnya negeri ini. Walau hanya dengan menyumbang sebuah pemikiran lewat tulisan.

    Ya tulisan

    Hanya sebuah tulisan

    Terlihat sepele memang,

    tapi tahukah kawan bagaimana dampak dari buah karya pemikiran ini? Segala bentuk kejadian yang ikhwal pun bisa terjadi bahkan dalam bentuk revolusi yang besar-besaran . .
    Mari kita lihat sejenak peristiwa revolusi mesir yang dapat terjadi pada tahun kemarin. Hanya dengan menggemborkan isu pada jejaring sosial, pimpinan negerinya bisa diturunkan dari kursi kepemimpinannya. Kemudian kita tengok kembali dengan tulisan-tulisan yang berisikan perjalanan Hidup Bapak Habiebie, dengan tulisannya semua kalangan masyarakat Indonesia mengetahui perjalanan hidupnya dan terinspirasi oleh beliau. Begitu pula dengan tulisan-tulisan yang dihasilkan oleh Sastrawan-sastrawan Indonesia, seperti Kang A. Fuadi, Pak Annis Mata, Pak Habiburrahman, dll berhasil menyihir para pembaca untuk larut dalam isi perjalanan karyanya.

    Ok tak terlepas dari itu, saya sebagai generasi muda mempunyai itikad untuk berkarya dengan memberikan sumbangsih pemikiran lewat tulisan dan karya Ilmu Pengetahuan. Menyusul jejak kakak senior saya

  • Ka Yusuf,
  • Ka Ryan,
  • Pak Rinaldi dan yang lainnya
  • yg telah meluncurkan karyanya yang menginspirasi kaula muda.
    Untuk mencapai targetan ini, saya memulainya dengan berlatih menulis, menulis dan menulis. Dimulai dengan rajin mencatat materi pelajaran, menulis di blog dan menulis artikel, buletin dll. Untuk memasang tulisan di blog, sejauh ini saya menulis dengan menggunakan Komputer, sementara untuk uploading dan mengakses internet saya masih pergi ke warnet. Memang sedikit ribet kondisinya tapi bagaimana lagi karena sudah hobbi saya menulis, jadi serasa bukan beban bagi saya.

    Namun, alhamdulillah pada akhir Desember tahun 2011 Allah mempercayai saya untuk memilki PC Laptop beserta modemnya. Dengan ini saya serasa dimudahkan untuk menjalani hobbi saya dalam menulis. Akses internet sebagai fasilitas untuk membuka wawasan saya kini lebih mudah lagi diperoleh, begitu juga komunikasi dengan orang-orang Ispiring juga lebih mudah lewat akun twitter. Mudah-mudahan ini merupakan suatu awalan yang baik bagi saya untuk berkarya.

    Nah, inilah salah satu Resolusi yang akan saya tekuni pada tahun ini juga tahun-tahun berikutnya. Menjadi orang yang terinspirasi dan menginspirasi lewat Tulisan dan pemikiran. Karena saya adalah The Next Kang Salim A Fillah 😀

    Adapun yang menjadi motivasi utama saya untuk terjun dalam dunia tulis-menulis selain sebagai hobby adalah tergeraknya hati saya oleh sebuah hadits, yang berisikan:

      Dari Abu Hurairah r.a. Rasulullah bersabda: “Tiga orang yang akan selalu diberi pertolongan oleh Allah adalah seorang mujahid yang selalu memperjuangkan agama Allah SWT, seorang penulis yang selalu memberi penawar dan seorang yang menikah demi menjaga kehormatan dirinya ” (HR. Thabrani)

    Dengan pesan Rasul ini, saya tidak mau menjadi penulis yang bisanya sekedar menulis. Tapi menjadi penulis yang menjadi penawar bagi permasalahan yang ada pada saat ini, juga masa mendatang.. Insya Allah. .

      Itu resolusiku,

    Bagaimana dengan Anda kawan?..

    mari berbagi mimpi dan berdiskusi dengan memberikan COMMENT di bawah ini!