Kehadiran “Kembali” Figur seorang Abi

13/09/2012

Kehadiran “kembali” sesosok Abi (Ayah), setiap kali saya menggali informasi mengenai beliau, sifat, pikiran dan perilaku beliau seringkali membuat saya terkagum .. Semuanya mencerminkan bahwa beliau merupakan orang yang shalih, tidak pernah saya bayangkan bagaimana dan seperti apa beliau di zaman “muda”nya dulu. Sejauh ini saya ti8dak pernah jemu untuk belajar “membersamainya”, secara fisik mungkin majelis belajar kita sudah selesai, dan ilmu ini juga belum matang untuk saya kuasai, namun saya seringkali belajar dari beliau tanpa harus kontak fisik. Seperti hal umumnya saat ini, media internet saya jadikan media pembalajaran.

Sekali-kali saya pelajari tulisan-tulisan yang sempat beliau catet di note atau catatan ilmu elektronik, seringkali membuat hati ini tergetar. Lumaya sering pula getaran hati ini diiringi tetesan air mata karena isinya telah mengingatkan kembali diri ini untuk lebih membuka mata dan hati. Sesaat di sela di serbu kesibukan aktifitas kuliah dan tugas2 yg super numpuk di kampus ganesha, tidak mengurangi porsi konsentrasi saya untuk mengambil hikmah ilmu dari beliau. Teringat di saat dikejar deadline tugas, saya lihat email ada notifikasi bahwa blog beliau meluncurkan tulisan hikmah yang baru, dengan hitungan waktu beberapa detik saja saya langsung klik untuk melihatnya, kadang haru, bahagai, senyum, semangat menyelimuti jiwa ini. Mungkin inikah yang dinamakan sentuhan jiwa itu? Allah mengarahkan pesan-pesan hikmah itu hanya dikemas dengan tulisan. Entahlah. . Sampai saat ini taujih beliau di komunitas online senantiasa saya nantikan, hmm bahagia rasanya!!

                Bersyukur kepada Allah yang telah menghadirkan kembali sesosok Abi yang bisa saya jadikan figur untuk bergerak di dunia ini. Orang-orang seringkali memanggil beliau dengan panggilan Ustadz, karena beliau memang guru kami. Tapi saya lebih nyaman memanggil beliau dgn sebutan Bapak , pernah juga manggil Abi. Karena memang saya sudah jauh lama sekali tidak menjumpai sesosok Abi. Tepatnya sudah 13tahun saya hidup tanpa didampingi seorang Abi. Ketika Allah menakdirkan menjumpakan saya dengan beliau serasa menemukan sosok seorang Ayah kembali. Guruku à Abiku !!

Abi, Uhibbukum fillah

Semoga Allah menambahkan keberkahan dalam kehidupan keluarga kita, amiin

Abiiiii, doakan, semoga saya bisa menjadi Kakak yang baik bagi adik-adik nanti!

Dalam Hening Malam

Menjelang Sahur bersama rekan2 kost! 

Advertisements

2 thoughts on “Kehadiran “Kembali” Figur seorang Abi

Diskusi Yuuk? ~~

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s