Kini

ada banyak jalan yang ditawarkan dunia padaku. tapi aku tidak bisa memilih apa yang sudah aku pilih.

Banyak orang yang bekerja pada manusia. tapi aku kini sedang bekerja pada Penciptaku. orang menagih apa yang sudah ditulis dalam perjanjiannya. dan akupun sedang menjalalani apa yang sudah ditulis dalam perjanjian yang dibuatNya. aku tidak meminta dan berharap pada manusia, karena mereka selalu mengecewakan dan tidak tahu. aku hanya meminta dan berharap pada ALlah yang tidak pernah mengecewakan, selalu tahu dan pemurah.
mungkin aku bisa mendapatkan apa yang bisa kudapatkan dengan akal, kemampuan dan ototku sendiri. tapi aku tahu, apa yang diberikan dari berkah Allah itu lebih baik. aku bisa bersaing dengan apa yang dibanggakan oleh orang-orang di hadapanku. tapi aku merasa itu tidak perlu. aku hanya perlu bersaing dngan para sahabat Rasulullah SAW yang tidak mungkin bisa kusaingi. aku orang kalah di hadapan para Sahabat r.a. karena itu lah aku mengikutinya.
orang berbangga-bangga dengan apa yang dimilikinya dari dunia yang ada padanya. aku menyaksikan dan berada di tengah pertunjukan itu. aku ditawari semua kemudahan dan kenikmatan yang bisa diberikannya. namun, aku selalu berkata. besok mungkin aku sudah tiada. dan itu adalah mungkin sebagaimana mungkinnya aku masih hidup besok hari.

***

catatan kang Randi ini mewakili perasaan saya!

semoga segera muncul jawaban yg pas darNya, amiin

Advertisements

Diskusi Yuuk? ~~

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s