ketika kenikmatan menjadi bencana . .
hanya bisa dirasa jika rasa syukur hanya selapis kain, atau bahkan tiada

pun sebaliknya

ketika kesulitan bertubi-tubi menghampiri
karena rasa syukur, ia layaknya rahmat sebagai pengingat bagi jiwa yg telah lalai

semoga, Allah dgn kemurahanNya sudi menanamkan rasa syukur di hati kita!

Kak Ilham

hujanHujan!

Air yang membasahi negeri ini.

Haruskah kita mengeluh?

Padahal hujan adalah keberkahan. Sebagaimana Allah gambarkan dalam beberapa surat al-Anfal [8]: 11), al-Furqan [25]: 48-49, dan lainnya.

Tapi beberapa hari ini keberkahan itu telah banyak merepotkan penduduk negeri ini. Banjir, merupakan bencana tahunan yang dirasakan penduduk negeri. Namun bertahun-tahun pula solusinya tak berhasil secara signifikan.

terbukti!

Ini adalah bukti, bahwa keberkahan itu telah bekerja dengan cara yang aneh. Aneh karena keberkahan itu justru tidak menjadi kenikmatan untuk wilayah-wilayah yang dilanda banjir karena hujan yang berkepanjangan.

Saya merasakan solusi yang terus diupayakan, belum ada yang efektif mengatasi bencana tahunan itu di negeri ini.

Sempat ada yang celetuk saat membahas tentang banjir dan macet di wilayah Jakarta. Seorang bapak separuh baya mengatakan kepada saya :

“ Kak, solusi yang efektif untuk mengatasi macet dan banjir di Jakarta itu caranya gampang!”

Awalnya saya hanya mendengarkan setengah acuh. Karena yang berbicara itu hanyalah seorang…

View original post 286 more words

Advertisements

Diskusi Yuuk? ~~

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s